Kamu Lulusan Sipil yang Pengen Kerja di Bumn? Ini Dia, Daftar Bumn Yang Bergerak Dibidang Teknik Sipil

 


Sebagai seorang lulusan Teknik Sipil tentu ada berbagai macam pilihan karir yang bisa kamu jajaki. Tentunya bekerja di BUMN merupakan salah satu pilihan menarik yang mesti kamu pertimbangkan dengan baik apabila ingin meniti karir didunia professional. Berikut ini adalah Perusahaan – Perusahaan BUMN di bidang Teknik Sipil yang dapat kamu tuju sebagai pelabuhan karirmu.

 

 

1.       1. PT Wijaya Karya

 


PT. Wijaya Karya atau sering disebut WIKA merupakan salah satu dari perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi. berawal dari perusahaan sub-kontraktor. Pada akhir 1960-an WIKA berkembang menjadi pemborong pemasangan jaringan listrik tegangan rendah, menengah dan tinggi. Kemudian di awal tahun 1970, WIKA memperluas usahanya ke bidang kontraktor sipil dan bangunan rumah. Pada 20 Desember 1972, WIKA resmi merubah statusnya menjadi Perseroan Terbatas Wijaya Karya (Persero)

 

Seiring berjalannya waktu WIKA semakin menunjukan perkembangannya, WIKA selalu melakukan terobosan-terobosan baru, termasuk berevolusi menjadi perusahaan infrastruktur yang terintegrasi melalui pengembangan divisi atau anak perusahaan seperti WIKA Gedung, WIKA Beton, WIKA Realty, dan masih banyak lagi. Pertumbuhan pesat WIKA sebagai perusahaan infrastruktur yang terintegrasi ini mendapat pengakuan dari berbagai belah pihak.

 

 

2.       2. PT Waskita Karya

 


PT Waskita Karya Adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Perusahaan ini berasal dari nasionalisasi perusahaan Belanda Volker Aannemings Maatschappij N.V. pada tahun 1961 dan berubah bentuk menjadi persero pada tahun 1973.

 

Waskita Karya pada awalnya berpartisipasi dalam pengembangan terkait air termasuk reklamasi, pengerukan, pelabuhan dan irigasi. Hingga sekarang Waskita Karya menjadi BUMN terkemuka di bidang kontruksi , pemanfaat teknologi canggih di terapkan di proyek – proyek skala besar dan monumental di seluruh Indonesia. Waskita Karya tak henti hentinya untuk terus berinovasi dan menorehkan prestasi. Yang terbaru Waskita Karya berhasil masuk dalam 500 perusahaan terbaik di Asia Tenggara versi Majalah Bisnis Global Fortune. Dalam daftar Fortune Southeast Asia 500, perusahaan berkode saham WSKT ini menempati posisi ke 357 dari total 500 perusahaan.

 

 

3.       3. PT Adhi Karya

 


PT Adhi Karya merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi. Ada empat empat sektor utama yang menjadi lini bisnis dari PT Adhi Karya, yakni engineering & construction, property & hospitality, manufacture, serta investment & concession.

 

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (atau selanjutnya disebut ADHI), bermula dari sebuah perusahaan milik Belanda bernama Architecten-Ingenicureen Annemersbedrijf Associatie Sexlle & de Bruyn, Reyerse & de Vries N.V. (Associatie N.V.). Hingga akhirnya dinasionalisasikan dan kemudian ditetapkan sebagai PN Adhi Karya pada tanggal 11 Maret 1960. Nasionalisasi ini menjadi pemacu pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kemudian pada tanggal 1 Juni 1974, ADHI berubah status menjadi Perseroan Terbatas.

 

Status Perseroan ADHI sebagai Perseroan Terbatas mendorong ADHI untuk terus memberikan yang terbaik bagi setiap pemangku kepentingan pada masa perkembangan ADHI maupun industri konstruksi di Indonesia yang semakin melaju. Adanya intensitas persaingan dan perang harga antarindustri konstruksi menjadikan Perseroan melakukan redefinisi visi dan misi: Menjadi Korporasi Inovatif dan Berbudaya Unggul untuk Pertumbuhan Berkelanjutan.

 


4.       4. PT Pembangunan Perumahan (PTPP)

 


PT PP (Persero) didirikan dengan nama NV Pembangunan Perumahan berdasarkan Akta Notaris No 48 tanggal 26 Agustus 1953. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 39 tahun 1971, PN Pembangunan Perumahan berubah statusnya menjadi PT PP (Persero) yang dikuatkan dengan Akta No. 78 tanggal 15 Maret 1973. Kegiatan usaha inti perusahaan ini adalah di bidang jasa konstruksi.

 

Tahun 2002 PT PP (Persero) telah menjadi pemain utama dalam bisnis konstruksi nasional, berbagai mega proyek nasional dikelola dan dikerjakan PT PP (Persero). Pada 1991, PT PP (Persero) menempuh diversifikasi kegiatan usaha, yakni properti dan realti, di antaranya usaha sewa ruang kantor di Plaza PP dan pengembangan usaha realti di kawasan Cibubur. Selain itu, PT PP (Persero) juga membentuk beberapa anak perusahaan hingga sekarang, diantaranya PP Urban, PP Infrastruktur, PP Energi, PP Prperti, dan PP Presisi.

 


5.       5. PT Total Bangun Persada

 


TOTAL didirikan pada 4 September 1970 dengan nama PT Tjahja Rimba Kentjana, dan fokusnya adalah konstruksi dan material. Pada awal tahun 1981, perusahaan mengubah namanya menjadi PT Total Bangun Persada sebagai bagian dari reorganisasi bisnisnya. Setelah melalui proses profesionalisme, perusahaan ini berusaha untuk masuk ke pasar jasa konstruksi dengan memulai karirnya sebagai kontraktor bangunan. Perusahaan ini telah mencapai tujuan barunya untuk menjadi kontraktor bangunan terkemuka dengan kebanggaan dan keunggulan di industri konstruksi. Selain itu, karena konstruksi gedung bertingkat sangat penting, perusahaan berkomitmen untuk menerapkan standar internasional di bidang konstruksi bangunan dan manajemen proyek dalam industri konstruksi Indonesia.

 


6.       6. PT Brantas Abipraya

 


PT Brantas Abipraya merupakan BUMN pertama yang secara resmi dibentuk oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 12 November 1980. BUMN ini bergerak di bidang konstruksi terutama bendungan dan konstruksi air bahkan memiliki anak perusahaan yang fokus dalam mengoperasikan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.

 

Saat ini Brantas Abipraya memiliki tiga Divisi Operasi. Yaitu Divisi Operasi 1 yang fokus pada Bangunan, Divisi Operasi 2 yang fokus pada pengembangan Sumber Daya Air, dan Divisi Operasi 3 yang fokus pada pembangunan Jalan dan Jembatan. Selain itu, Perseroan juga memiliki dua penunjang bisnis yaitu Peralatan dan Precast pada Divisi Peralatan dan Precast untuk memenuhi bisnis alat berat dan untuk melayani kebutuhan produk beton.

 


7.       7. PT Hutama Karya

 


Hutama Karya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang jasa konstruksi, pengembangan dan penyedia jasa jalan tol. Tahun 1960 merupakan tonggak transfromasi Hutama Karya dari perusahaan swasta 'Holladsche Beton Maatshappij' menjadi PN. HUTAMA KARYA. Sejak fase transformasi, PN. Hutama Karya telah menghasilkan karya konstruksi yang bernilai sejarah dan monumental seperti Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta, dan Monumen Patung Dirgantara di Pancoran, Jakarta.

 

Mengantisipasi tantangan bisnis konstruksi yang semakin kompetitif Hutama Karya kembali melakukan inovasi melalui diversifikasi usaha, Hutama Karya mendirikan beberapa anak Perusahaan, yakni PT HK Realtindo (HKR), PT Hakaston (HKA), PT HK Infrastruktur (HKI), PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), dan EPC Energy Singapore.

 


8.       8. PT Nindya Karya

 


Nindya Karya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang General Contractor, EPC, dan Investment yang memiliki bisnis utamanya yakni konstruksi, manufaktur, properti, energi, dan jalan tol.

 

Hingga saat ini, PT Nindya Karya telah berhasil membangun berbagai macam proyek bangunan yang telah memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia yang meliputi bandara, rumah sakit, bendungan, bagunan pendidikan, apartemen, hotel, bangunan industri, jalan layang, jembatan, dan bangunan komersial lainnya.

 


9.       9. PT Jasa Marga

 


Perusahaan ini merupakan BUMN yang bergerak di bidang penyedia jalan tol yang telah dibentuk sejak tanggal 1 Maret 1978. PT Jasa Marga dikenal sebagai perusahaan penyedia jasa jalan tol terbesar di Indonesia.

 

Pada awal berdirinya, selain sebagai operator jalan tol, Jasa Marga juga berperan sebagai otoritas jalan tol di Indonesia. Hingga tahun 1987, Jasa Marga adalah satu-satunya penyelenggara jalan tol di Indonesia yang pengembangannya dibiayai Pemerintah dengan dana berasal dari pinjaman luar negeri serta penerbitan obligasi. Jasa Marga menjalankan fungsi sebagai sebuah perusahaan pengembang dan operator jalan tol yang mendapatkan izin penyelenggaraan tol dari Pemerintah sebagai upaya mendukung gerak pertumbuhan ekonomi nasional.

 

 

10.   10. PT Amarta Karya (Persero)

 


Pada tahun 1962 sebuah perusahaan belanda yakni Perusahaan Robbe Linde & Co dinasionalisasi menjadi PN Amarta Karya bergerak dalam bidang usaha yang sama. Pada tahun 1972 status PN Amarta Karya ditransformasikan menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) yang berkedudukan di Jakarta. Pada saat itu, Perusahaan memperluas lini bisnisnya menjadi konstruksi di bidang pekerjaan sipil, listrik dan mekanik disamping bidang konstruksi dan fabkrikasi baja yang telah menjadi bisnis intinya sejak awal.

 

Saat ini lini Bisnis Usaha PT Amarta Karya (Persero) fokus pada pengembangan manufaktur, infrastruktur, gedung, EPC dan properti dengan visi dan misi yang telah didefinisikan ulang, sesuai dengan kompetensi inti Perusahaan, diharapkan peningkatan kinerja akan tercapai, sehingga Negara dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan Negara dan peningkatan kesejahteraan karyawan.

 

 

Itulah Perusahaan – Perusahaan BUMN yang bergerak dibidang Teknik Sipil, yang tentunya sangat cocok untuk dijadikan pilihan karir yang menarik bagi kamu dimasa depan. Semoga artikel diatas bisa ngasih kamu gambaran mengenai calon calon BUMN yang ingin kamu tuju.

Komentar

Postingan Populer